Greedy by God

To God by KidThink

Beberapa tahun yang lalu gw pernah baca artikel di majalah Intisari yang ditulis Yusuf Mansur. Gw lupa tepatnya judul artikelnya apa. Intinya soal sedekah. Edisi bulan puasa juga kalo ga salah waktu itu. Gw sendiri lupa dari hadist atau dari Al-Quran, yang jelas adanya bilang kalo kita sedekah maka akan dibales 10 kali lipat oleh Allah SWT.

Nah, yang disampaikan sama Yusuf Mansur itu adalah bahwa ayat/hadist itu berlaku secara HARFIAH. Kalo kita sedekah 100ribu maka akan dibalas oleh Tuhan 1juta. Jangan lupa juga sama ayat/hadist yang mengatakan kalo yang disebut oleh harta itu adalah makanan yang kita makan dan pakaian yang kita pakai sampai rusak. Intinya adalah bahwa uang cash yang kita pegang itu belum termasuk harta soalnya masih bisa diambil sewaktu2 oleh Tuhan. Berarti nominal 1juta belum berarti cash 1juta rupiah ditangan kita, literally.

Hal menarik dari artikel itu yang bikin gw masih inget sampe sekarang adalah showcase yang dikasih sama penulisnya. Dia bilang kira-kira begini, kalo kita berpenghasilan 3juta rupiah per bulan, sedangkan kebutuhan kita pada bulan itu adalah 7juta. Berarti ada selisih 4juta. Nah, 4juta itu bisa kita penuhi lewat sedekah. Jadi dengan aturan awal kalo kita sedekah bakal dibales 10x lipat, berarti buat memenuhi 4juta itu kita harus sedekah 445rb.

Lho kenapa? Kalo kita sedekah 400rb, berarti uang kita jadi 2.6juta. Ditambah yang kemudian diganjar oleh Tuhan jadi 4juta ditambah 2.6juta sama dengan 6.6juta. Berarti masih kurang 400rb. Kalo kita sedekah 445rb, berarti uang kita jadi 2.55juta. Ditambah yang kemudian diganjar oleh Tuhan jadi 4.45juta ditambah 2.55juta jadi genap 7juta.

Ini bisnis yang sangat menarik sekali. 1000% return satu bulan. Tanpa sistem compound jadi 12000% return setahun. Godlike high return. Faktanya belum pernah ada orang jatuh bisnis karena sedekah. No risk.

Tentu saja, kalo lo pengen bisnis sama orang lo harus menjaga hubungan baik dengan orang tersebut. Apalagi sama Tuhan. Shalat dan puasa adalah cara yang baik menjalin hubungan dengan Tuhan. Jangan berharap bisnis lo lancar sementara lo ga berhubungan baik dengan rekan bisnis lo.

Emang, gw nulis kaya gini berasa udah paling bener ibadahnya. At least, what’s wrong with try to figure out the God’s method above?

~ by Marketing Blog on September 14, 2009.

16 Responses to “Greedy by God”

  1. RIP Patrick Swayze

  2. I dont even know who the hell is he, but hell yeah RIP.

  3. eh gw baru nyadar lo ada tag-tagan yak skarang

  4. Biar rapi aja keliatannya. Sok pro.

  5. Fad jadi gay juga membuat hubungan dengan allah jadi buruk… insaf fad insaf…

    • Bagus lo ngerti bi, gw seneng. Tuhan gw maupun Tuhan lo ga seneng gay. Sekarang kembalilah ke jalan agama mana pun asal yang benar.

  6. pak, sumbangan BB-nya pak, kasian pak, belum BBM nih pak,

  7. Hmmmm jadi sedekah supaya dibales 10x lipetnya ??!!
    Man, sorry to say but for me it’s all a messed up cause & effect theory..

    • Thanks for coming.
      Nice comment, would you elaborate it if you don’t mind?

      • Here it goes..
        I think, well, I believe : that giving / sharing our blessings with others are supposed to be an action of heart. Which no returns should be expected –
        Will or will not / 10 or hundred times, God give that back to us – no returns should be expected.
        See what i mean ?
        You give cause you care, not because of you expect any return.
        ~~~~ IMHO ~~~~

  8. Whether you realized it or not, i i believe that people in giving something never give it as ‘free stuff’. They expect other feedback, at least a pleasure of giving something, don’t they? For instance, let’s say you give some money for poor child on a sidewalk. At least you hope by the money you given could be used for something that might ease the child’s day. By the child’s day goes better, you feel better also. Then you get better feeling as the result the money you given.

    The point that i want to portray is as the money i’ve given, i expect for poor’s prosperity getting better, then i feel happy, and it ease me to run the life.

    Mungkin lo heran dengan angka 10x itu, tapi ya gw juga ga bisa jelasin kalo soal dari mana angka itu. Emang udah tertera dari sananya. FYI, kitab suci agama gw ditafsirkan bukan diterjemahkan. Bisa berarti banyak hal.

    • True, of course naturally we expect others’ feedback like you said, a thank you, a smile, a better feelings, etc. But not expecting returns in terms of money or blessings, right?!
      All I’m saying was, people shouldn’t give just because they expect God to repay them. They should really care to give.

      >>FYI, kitab suci agama gw ditafsirkan bukan diterjemahkan. Bisa berarti banyak hal.<<
      Exactly!! Mine too

      Cheers ^^

      • That’s the point! Karena itu bisa ditafsirkan sesuai pemahaman individu, mungkin sekali ada orang yang mentafsirkan itu secara harfiah. Dan menganggap semuanya bisa dihitung secara matematis kaya post gw diatas.
        I know exactly what you mean, Miss Zane. I just tried to figure it out by other point of view.
        Nice to know you!😀

  9. asoy

  10. Sebenernya sih… justru itu. Kalo elo ngasih dengan harapan dapet imbalan, LO JUSTRU NGGA BAKALAN DIKASIH IMBALAN ITU. Kuncinya disini justru kita ngasih tanpa mengharapkan imbalan (dengan kata lain ikhlas).

    Trus, biar seru, sama mereka dikasih tau kalo imbalan yang lo terima tuh bakal gede banget. Nah lo! I’d say its a smart move by god.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: