What I think about Writeroom

•May 9, 2012 • Leave a Comment

WriteroomHere i’m sitting, trying the Writeroom, the so-called writer block solution. The idea is simple, to blank out the screen and filled with utmost simple writing tool. The writer block nowadays come from the human most-powerful innovation, the internet. Particular social media that cause addicting like twitter and facebook is main reason distraction for writer when they ready to write and sit in front of laptop.

Writer block is really an issue for writer. The flowing idea could be stopped because of one interesting notification pop up from social media account or email. For sake of curiosity they click it and bum they flew into another concern.

Writeroom is really simple concept. The creator of Writeroom might think “why don’t we just black out the screen?” So Writeroom come with nothing but black screen and terminal-look font. It’s actually pretty much like dos or windows terminal green screen interface. No format or even toolbar to support the writer. So writer just plain push out idea into words. Type setting and any other editing should have done later on after all idea poured into words. Another unique feature of Writeroom is that the text position is automatically adjusted to the center of the screen. So, your eyes would not move up and down. The text itself will move up and down depend on your writing cursor position. As they control (blacking out) the screen it’s pretty easy to keep the position in the center of the screen.

Writeroom Screenshot

After awhile you would find this environment of writing is pretty much giving peacefulness. However, on the other hand you also would find out that this green interface might cause dizziness. The default font type setting is quite small. I can imagine how elder writer would find difficulty to read their own words.

At first i feel like this is an brilliant idea yet also it’s not suppose to use much programming effort. Blacking out screen is an main feature of any video player application. So, just i thought it’s easy to build apps based on brilliant idea. My disappointing comes when i knew there is a price for it. Yes, they offer trial version but to use it more days you to have pay.

If you are writer who face hard times to overcome all distraction, you should try Writeroom. If you find it useful tool for your productivity, you might want to consider to buy the full version. Or else, the serial number can be found on made-on-heaven application, KCNscrew.

Friv Game Online

•January 30, 2011 • Leave a Comment

Friv game online adalah permainan yang sedang banyak dicari menurut Google di Indonesia, khususnya DKI Jakarta, lebih khusus lagi ada jakarta timur dan jakarta barat. Friv game online telah melonjak 180% dalam beberapa bulan terakhir. Lucunya, jika kita mengetikan “friv game online” di Google, tidak ada hasil pencarian yang memuaskan dari Google.

Bila kita telaah lebih lanjut tampaknya game ini adalah game yang baru rilis atau mungkin baru bereder rumor heboh tentang game ini. Hampir bisa dipastikan sebagian besar pencari untuk Friv game online adalah para online gamer. Skenario yang mungkin terjadi adalah ada kabar yang beredar dari sebuah forum komunitas gamer yang kemudian menjadi bahan pembicaraan sesama gamer. Gamer yang tidak secara lengkap mendapat kabar tersebut tampaknya harus mencari informasi tambahan melalui Google. Hal ini dilakukan serentak dalam periode bulant terakhir sehingga menghasilkan lonjakan trafik yang cukup besar bagi Google.

Hal yang menarik adalah pencarian Friv game online ini hanya melonjak di daerah ibukota. Padahal seharusnya jika memang ada sebuah kabar yang tersiar via internet, distribusi lonjakan trafik nyaris merata di seluruh kota besar di Indonesia. Dikarenakan lonjakan trafik ini hanya terjadi di daerah Jakarta khususnya timur dan barat, bisa diambil kesimpulan bahwa kabar yang menarik tentang game ini pertama kali tersiar dari mulut ke mulut, atau di dunia online gamer lebih ke dari warnet ke warnet. Dengan demikian bisa dilihat bahwa ada warnet yang menjadi sumber tersiarkan kabar tentang game ini, satu di daerah Jakarta Barat dan satu di daerah Jakarta timur.

———-

Tulisan gw diatas jangan dianggep serius. Itu semata buat ngetest doang. Agak jahat sih buat yang nyari “Friv game online” tapi akhir nyampe ke halaman ini. Tapi ya sudahlah ya.

21

•January 16, 2011 • 2 Comments

New Life 4 by *mfirsanov

 

Haloo!

Hari ini gw ulang tahun _pamer. Ulang tahun ini penting ga penting. Di satu sisi, bertambah satu hari di hidup gw ga berarti banyak. Jadi kalo gw ulang tahun tanggal 16, maka hidup gw di tanggal 15 dan 16 ga berubah banyak. Di sisi lain, menyenangkan sekali menerima ratusan _sombong ucapan selamat dan menyadari bahwa gw masih dianggap hidup oleh banyak orang. Buat gw itu buat mengingatkan kalo gw ga sendirian menginjakan kaki di planet. Ini berarti cukup besar buat gw karena beberapa bulan terakhir sebagian besar hidup gw ada di kamar dan bersentuhan dunia luar dengan twitter dan BBM. Okelah, facebook juga.

Jam 00.00 gw dihabiskan dengan temen-temen deket gw masa kuliah _tuakankesannya?. Salah satu temen deket inisial I yang sekarang lagi training di salah satu bank berwarna merah juga turut membawa serta rekan trainingnya karena ternyata salah satu dari mereka juga berulang tahun pada hari yang sama dengan gw. Keren! Belum pernah sebelumnya gw punya birthday-mate kaya gitu. Gw juga dikasih kado sama temen gw pasangan yang imut dan lucu dengan inisial E dan T. Judul kaosnya, “Life is short, date more girls”. Oke, kayanya gw ga bakal pacaran dalam waktu dekat.

Gw lewati sisa tanggal 16 gw habiskan buat memantau social media. Hey, memang social media sudah mengubah cara kita berinteraksi! Paling ngga 60% interaksi yang gw lakukan beberapa bulan ke belakang via social media atau instant messaging. Yup, call me geek. Gw akuin gw menikmati setiap ucapan selamat. Those really mean A LOT for me. Walaupun kemudian gw mulai kehabisan variasi kata kata buat membalas ucapan selamat satu per satu. “Thanks ya [nama]! amin!” atau “Makasih yaa [nama]! hehehe. amin banget!” itu format yang paling banyak gw pake. Emang ada lagi alternatif buat bales ratusan _sombonglagi ucapan selamat?

Satu lagi, ibu juga ngirim email ucapan selamat ulang tahun. Tuh kan, emang internet udah merubah jaman. Gw masih tinggal satu rumah sama keluarga yang berarti jarak antara kamar gw dan orang tua ga sampai 10 m. Isi emailnya begini:

Di dalam hadist Rasullah SAW mengatakan: Ajaklah anakmu bermain sampai usia tujuh tahun, lalu ajarkan akhlak pada tujuh tahun ke 2, kemudian ajarkan tanggung jawab pada kehidupan pada tujuh tahun ke 3. Alhamdulillah ayah ibu udah mengantarkanmu  sampai di usia 21 tahun.

Jalan toll, adalah jalan yang halus, lurus, luas dan penuh rambu peringatan yang akan mengantarkan kamu ke tempat tujuan. Berjalanlah di jalan tersebut, nikmati perjalanannya, kamu bebas untuk memacu kecepatan, pindah jalur, mendahului orang lain atau bahkan beristirahat di rest area, selama kamu mengiluti aturan dan tidak mengganggu pengguna lain. Tetapi jangan pernah keluar dari jalan toll, maka kamu akan tersesat. Jalan tol itulah yang disebut syirothol mustaqim

Gw merinding.

2010 in review

•January 2, 2011 • Leave a Comment

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Wow.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 5,000 times in 2010. That’s about 12 full 747s.

 

In 2010, there were 12 new posts, growing the total archive of this blog to 52 posts. There were 12 pictures uploaded, taking up a total of 2mb. That’s about a picture per month.

The busiest day of the year was July 8th with 278 views. The most popular post that day was World Cup 2010 Winner Prediction?.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were liputanterkini.com, semuawarnakecualihitam.blogspot.com, facebook.com, twitter.com, and google.co.id.

Some visitors came searching, mostly for mascots, logo pertamina, logo polri, logo telkom, and beijing olympic mascots.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

World Cup 2010 Winner Prediction? July 2010
5 comments

2

Making the Mascots January 2010
1 comment

3

Telkom Transfiguration October 2009
1 comment

4

Rock n’ Roll Nights: The First Step December 2009
2 comments

5

Antasari : The Figure II May 2009

Being Unemployed: When Idealism Meets Reality

•November 23, 2010 • 7 Comments

Rasanya hampir 2 bulan gw ga nulis di blog ini. Mungkin ini rentang posting gw yang terlama hahaha. Agak ironis sih mengingat belakangan banyak event yang mana seharusnya banyak hal yang bisa ditulis. Coba gw inget inget, 2 bulan ke belakang gw udah ngelewatin masa pengangguran pra-wisuda, wisuda, sedih-sedihan wisuda, pengangguran pasca-wisuda. Sekarang gw ada di tahap pengangguran pasca-wisuda. Ini adalah tahap paling berbahaya karena bisa jadi tahap yang tiada akhir. Satu lagi alesan tahap ini berbahaya karena duit bulanan gw udah distop terhitung wisuda. Jadi sekarang hidup dengan duit tabungan yang ada. Welcome to the real world.

Sejak habis sidang kemarin gw udah buat rencana ke depan gw mau gimana. Cuman seiring berjalannya waktu, ada masalah yang datang dan pergi pengetahuan bertambah, dan kemudian rencana mulai digeser pelan pelan. Dulu sebagai mahasiswa sekolah bisnis yang udah tau betul cara bikin bisnis plan dan cara start up bisnis, ada misi dan ego untuk lulusan kemudian menjadi entrepreneur. Rasanya semua anak SBM dan orang tua punya sedikit banyak punya bayangan kaya gini waktu pertama masuk SBM. Habis lulus, buka usaha yang disukai bareng temen temen seangkatan yang sama sama baru lulus. Mungkin ngelanjutin bisnis waktu IBE kemarin (liat posting Dashing 2010) atau buka bisnis baru di industri sejenis. Kerja keras sebentar, selisih dikit sama temen/partner bisnis terus beberapa bulan kemudian hasilnya udah ada dan cukup buat menopang hidup. Inilah SBM’s dream. Rencana yang manis, bukan? Sesuai dengan program pemerintah untuk menambah lapangan kerja.

Tidak semuanya berjalan sesuai apa yang ada di kepala gw. Beberapa temen udah mulai kerja sebelum wisuda. Mereka dapat apresiasi yang luar biasa dari temen seangkatan. Hal ini berarti 2: satu, memang angkatan kami saling support dengan tulus ikhlas dan dua, dilubuk hati masing masing anak sebenarnya ada keraguan untuk mulai bisnis sendiri dari nol dan mulai melihat cari kerja adalah sesuai yang juga challenging, prestisius dan safe. Awalnya dari beberapa anak yang mulai bekerja, puluhan anak lainnya langsung giat mengirim CV, interview sana sani, intensitas psikotes yang melonjak 36500%. Psikotes yang dulu dilakukan cuman waktu mau masuk SMA, sebelum lulus SMA dan mau masuk kuliah sekarang ada seorang teman yang psikotes 5x dalam seminggu.

Sampai hari wisuda yang masih ada di otak gw adalah: gw mungkin nganggur agak lama buat cari peluang bisnis yang kemungkinan besar online, kira kira Januari 2011 gw mulai all in di bisnis baru ini dengan atau tanpa partner. Sementara ini sampai Januari 2011 gw bakal ngerjain beberapa proyek desain logo sama web untuk menopang hidup. Di hari wisuda, jumlah CV yg gw kirim cuman 1, itu pun ke Google. Untuk posisi yang bukan bidang gw sama sekali, policy specialist. Gw juga ga terlalu niat waktu ngirim CV cuman karena udah lewat 3x interview mulai merasa attached sama company idaman ini yang gw merasa ga apa apa rasanya kalo gw jadi corporate slave asal di Google. Toh lagian kalo gw di Google pasti gw bisa belajar tentang internet and stuffs yang pasti ga mungkin ga berguna.

Hari kerja pertama setelah wisuda gw ketemu sama temen gw buat ngebahas salah satu desain logo yang lagi dikerjain. Gw inget gw pake kemeja hari itu karena ga mau kalah sama anak anak yang udah ngantor. Hari itu kita saling bertukar pikiran gimana ke depannya jadi desain konsultan kecil-kecilan dulu. Apa yang gw tangkap hari itu, mungkin settled down jadi consultant bisa berhasil. Minggu minggu awal pasca wisuda ini masih diisi sama ngerjain logo sana sini.

Ada satu hari kemudian terus dimana gw sadar kalo gw belum punya plan jelas sama sekali buat 5 tahun ke depan gw mau jadi. Iya memang gw lagi ngerjain job sebagai logo desainer dan web dan apapun. Cuman gw ga tau mau sampe kapan gw mengerjain ini, terus gimana 1 setahun, apa masih gw kerjain ini sampe 2 tahun lagi dan jadi apa gw 5 tahun lagi. Dari dulu gw punya impian buat pensiun ini makanya gw merasa butuh big start dari awal. Menurut gw tahun tahun ini tahun krusial yang menentukan siapa gw umur 30 dan 40.

Ketika gw lihat keadaan sekarang terus dihadapkan pada 3 pilihan: sekolah lagi, bisnis atau kerja. Dengan sok prinsip dan idealisme, gw bakal pilih bisnis. Cuman begitu liat timeline 10 tahun ke depan gimana, gw mulai sadar kalo gw buka bisnis, gw harus jadi pemimpin, mau ga mau, sementara untuk jadi pemimpin yang baik gw juga harus tau rasanya dipimpin dulu di dalam korporasi. Jadi suka ga suka gw harus pernah kerja dulu. Di sisi lain juga banyak aplikasi buat beasiswa s2 di luar yang masukin pengalaman kerja rata rata 2 tahun buat jadi syarat mengajuan aplikasi. Akhirnya gw membuat timeline  2 tahun kerja, 2 tahun s2 dan habis itu baru mulai bisnis sendiri.

 

Dream Duds – Indonesia Pusat Busana Muslim Dunia?

•August 18, 2010 • Leave a Comment

Gw barusan baca tweet dari detikdotcom yang judulnya, “RI bermimpi menjadi pusat pakaian muslim dunia”. Kata yang menarik ini adalah bermimpi. Kenapa bermimpi? What’s wrong with menjadi pusat pakaian muslim dunia? Kesannya bahwa itu cuman angan angan konyol. Kemudian gw mengira-ngira apa yang bikin itu tampak seperti khayalan semata. Maksudnya, negara ini punya cukup sumber daya, baik manusia maupun alam. Merek sepatu besar macam Nike dan Adidias produksi disini, di negara ini. Sepatu kelas dunia aja kita bisa buat kenapa ngga dengan pakaian muslim? Negara ini juga negara dengan penduduk muslim terbesar! Pakaian muslim bukan barang baru sama sekali buat seluruh, yap seluruh, penduduk.

Untuk bisa jadi pusat pakaian muslim, kita butuh satu diferensiasi dari penghasil pakaian muslim lainnya di dunia. Tentu saja harga murah dan kualitas bagus sudah jadi harga mati yang harus dipenuhi. Apa yang terjadi jika Indonesia juga menjadi patokan trend bagi pakaian muslim seluruh dunia. Maksud gw ini feasible sama sekali, dibanding dengan negara timur tengah yang juga kental muslimnya, negara kita jauh lebih maju soal variasi busana muslim. Negara kita dengan penduduk muslim terbesar tidak hanya dipenuhi dengan jilbab seluruh badan dan cadar hitam seperti di negara timur tengah.

Dengan ambisi sebesar itu walaupun kita punya potensi yang sangat bagus tetap saja pemerintah harus mencurahkan pemerintah untuk hal ini. Kita bisa support desainer busana yang terbaik untuk kelas busana muslim untuk kampanye busana muslim Indonesia ke event event di luar negeri. Ini seharusnya memakan waktu bertahun tahun. Goal dari kampanye ini adalah brand awareness bahwa Indonesia tidak cuman punya batik tetapi juga busana muslim yang fashionable dan updated. Kemudian setelah image itu terbentuk, cepat lambat produsen akan menerima permintaan pembuatan busana muslim dari seluruh dunia. Ok, ini rencana klise memang. Poinnya adalah kita bisa ko membuat itu jadi kenyataan.

PS. Ketika support desainer berkelas, lakukan dengan sepenuh hati dan budget. Gunakan mereka yang benar benar pro. Lupakan program bayar bibit unggul dengan murah. Ini kebiasaan kita, terlalu naif bahwa semua bisa didapat dengan harga murah. Sehingga ada wacana, daripada kita pakai mereka yang sudah terkenal mendingan cari desainer muda yang berbakat dan kita bisa bayar murah. Sering dengar yang mirip kaya gitu? Kita bisa menghemat biaya sekaligus mengorbitkan desainer muda. Naif. Untuk mendapatkan desainer muda yang sanggup melakukan pekerjaan profesional dibutuhkan juga kemampuan untuk seleksi yang bagus. Siapa yang seleksi? Pemerintah? Ayolah, gunakan pajak dari rakyat untuk menggaji mereka yang terbaik tidak salah ko. Jangan terlalu piciklah.

PSS. Uncorrelated links. Don’t bother.

Hook and Loop Sandpaper

School Locker Locks

Camilla Cosmetic

•August 9, 2010 • 8 Comments

Camilla Kosmetik

Camilla Kosmetik Banner

Camilla kosmetik adalah produk kosmetik yang ditujukan untuk kaum muslimah seluruh Indonesia. Kosmetik ini memusatkan perhatian pada kandungan bahan kosmetik yang dibawa sehingga tidak melanggar aturan Islam. Keunggulan utama Camilla adalah spesialisasi untuk kandungan madu. Camilla masih dalam tahap pengembangan untuk pasar dalam negeri. Banner di atas adalah salah satu contoh desain untuk marketing campaign kuartal 3 tahun 2010.

Camilla Cosmetic is cosmetic which specialized and aim moslem women in Indonesia. Camilla focus on ingredient so it does not against Islamic law. Strength of Camilla is expertise in honey for ingredient. Today, Camilla has been developing for domestic market. Above is banner for third quarterly marketing campaign in 2010.

Critic & Comment are allowed.

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.