Telkom Transfiguration
Hey, i have something to share with you, guys. I’ve been thinking about it and done some research also. Now, jump up right to the point! I’m gonna talk about Telkom’s new logo. It’ll be interesting. Sebagai salah satu perusahaan BUMN terbesar dan salah satu bluechip di bursa saham, perubahan citra besar-besaran oleh Telkom ini layak dibahas. Saya bakalĀ membahas soal logo dan slogan secara customer based.

Ini adalah logo lama Telkom. Secara kasar mata, logo lama dari telkom ini menggambar reliability yang kuat dengan variasi warna biru. Bentuk bulat sempurna dapat diintrepretasi sebagai cakupan Telkom keseluruh Indonesia dan solid dalam melayani setiap pelanggannya. Typography dari huruf Telkom memakai garis yang tebal yang menggambarkan kokohnya BUMN bidang telekomunikasi ini. Walaupun dari segi desain kurang menggigit, logo cocok sekali mewakili BUMN besar seperti Telkom.

Ta-da! Ini adalah logo Telkom yang baru. Opini pertama yang muncul ketika melihat bentuk lingkaran asimetris dan splatter kuning adalah Telkom ini mau ngapain!? Dua bentuk tidak terjelaskan itu akhirnya dapat sedikit dimengerti jika Anda kemudian membaca slogannya “world is in your hand”.
Secara nalar orang awam dapat dijelaskan bahwa lingkaran asimetris itu menggambar world dan splatter kuning itu adalah hand! Nalar ini kemudian bermasalah dengan kata in di world is in you hand. Menurut Oxford America Dictrionary, kata ‘in’ sebagai preposition berarti ‘expressing in situation of something that is or appears to be enclosed surrounded by something else’. Dapat terjemahkan bahwa ‘in’ berarti di dalam. Logikanya jika pesan yang ingin disampaikan Telkom adalah world in is your hand maka posisi lingkaran yang mewakili dunia seharus ada di dalam splatter kuning yang mewakili tangan, bukan? Posisi dari bentuk bentuk yang ada di logo ini tidak tepat sasaran dengan slogan yang dibawa.
Typography dari logo baru ini juga terkesan tidak kokoh dengan menggunakan font mirip ‘Arial Rounded’. Walaupun dengan pendekatan typography seperti ini menggambarkan Telkom yang lebih fleksibel dan friendly. Kesan tidak kokoh semakin jelas dengan renggangnya jarak antar huruf. Hal yang cukup sweet dari logo baru ini adalah warna kuning yang membuat company ini tampak lebih hidup.
Bandingkan dengan logo baru Pertamina yang sesama BUMN. Pertamina jelas sekali bermaksud untuk mejadi transparan, terbuka dan modern. Logo baru Pertamina ini kontras sekali dengan logo lamanya yang ribet dan terkesan kuno (inget logo yang ada kuda lautnya dua ekor?). Pergantian logo ini membawa pesan yang jelas sekali.

Okey, sekarang soal slogan. Positioning Telkom yang baru adalah: “Life Confident. Our expertise and dedication to progress with customer needs at the heart of our business, provides all our customers with the confidence to live the lives they chose, on their terms and in their time.” Secara general dapat dijelaskan bahwa Telkom ingin lebih dekat dengan customer mereka dengan melayani sesuai apa yang customer harapkan. Masalah datang ketika kita mengetahui bersama bahwa Telkom sebagai BUMN punya kewajiban itu menyediakan layanan telekomunikasi untuk seantero negeri. Lantas, mengapa mereka harus menyampaikan slogan dalam bahasa inggris? Bukan bahasa Indonesia yang diketahui seluruh rakyat Indonesia.
Tentu saja Telkom juga ingin meraih pasar kalangan atas. Mungkin atas dasar inilah kenapa slogan baru ini “world is in your hand” dan slogan lama “committed 2 u” disampaikan dalam bahasa inggris. Walau begitu, bukan berarti kalangan atas tidak mengerti bahasa Indonesia, bukan? Apalagi jika cara penyampaiannya menarik, rasanya ga ngaruh itu bahasa inggris atau indonesia buat kalangan atas.
Like this:
~ by Ifad Ardin on October 31, 2009.
Posted in Daily, Design
Tags: baru, desain, hand, logo, pertamina, perubahan, telkom, world

not bad
[...] Telkom Transfiguration October 2009 1 comment 4 [...]
2010 in review « After Effect said this on January 2, 2011 at 2:45 pm |